Breaking News
light_mode
Beranda » UMKM » Cetak Entrepreneur Baru, DPR Dorong UMKM Naik Kelas Bukan Sekadar Bertahan

Cetak Entrepreneur Baru, DPR Dorong UMKM Naik Kelas Bukan Sekadar Bertahan

  • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
  • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI menggelar forum diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Mencetak Entrepreneur Baru, Mendorong UMKM Naik Kelas” di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Diskusi yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai strategi penguatan kewirausahaan baru, pengembangan usaha mikro, hingga upaya mendorong pelaku UMKM agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing lebih kuat di tengah perkembangan ekonomi digital.

Hadir sebagai narasumber, Eva Monalisa menyoroti pentingnya dukungan regulasi dan kebijakan dalam menciptakan ekosistem usaha yang kondusif bagi lahirnya entrepreneur baru di Indonesia. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan pelaku UMKM menjadi faktor penting dalam memperkuat perekonomian nasional.

Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, M Riza Damanik memaparkan sejumlah capaian program pemberdayaan usaha mikro, termasuk realisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Ia menyebut hingga tahun 2025, capaian penyaluran KUR telah mencapai sekitar 63 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Namun demikian, peningkatan kualitas pendampingan, akses pasar, serta penguatan kapasitas usaha dinilai tetap diperlukan agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang dan naik kelas.

Perspektif praktis mengenai penguatan kolaborasi pelaku usaha turut disampaikan oleh Widhiyani Mokhamad. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mempercepat lahirnya wirausaha baru serta menciptakan UMKM yang adaptif terhadap perubahan pasar dan teknologi.

Forum Dialektika Demokrasi yang dimoderatori anggota KWP tersebut diharapkan dapat menghasilkan gagasan dan rekomendasi strategis bagi pengembangan kewirausahaan nasional. Mengingat UMKM masih menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia, peningkatan kapasitas dan akses dukungan bagi pelaku usaha dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Melalui diskusi ini, KWP bersama Biro Pemberitaan DPR RI kembali menghadirkan ruang dialog publik mengenai isu strategis nasional, khususnya terkait masa depan entrepreneur baru dan penguatan UMKM Indonesia.

  • Penulis: Redaksi Bisnis Pasar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Tetapkan PP Nomor 20 Tahun 2026, PT dan CV Tak Lagi Nikmati PPh Final UMKM

    Prabowo Tetapkan PP Nomor 20 Tahun 2026, PT dan CV Tak Lagi Nikmati PPh Final UMKM

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026 sebagai perubahan atas PP Nomor 55 Tahun 2022. Regulasi yang telah diundangkan pada 22 April 2026 tersebut mulai berlaku sejak tanggal pengundangan dan membawa sejumlah perubahan penting dalam ketentuan perpajakan bagi badan usaha berbentuk Perseroan Terbatas (PT), Commanditaire Vennootschap […]

  • Tanah Abang Bangkit, KOPPAS Siap Kelola Pasar Sendiri

    Tanah Abang Bangkit, KOPPAS Siap Kelola Pasar Sendiri

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Jakarta– Koperasi Konsumen Pedagang Pasar Tanah Abang (KOPPAS Tanah Abang) menggelar Musyawarah Anggota Tahunan (MAT) ke-48, Senin (25/5/2026), di Aula Kantor Manajer UPB Pasar Tanah Abang Blok A Lantai 12A, Jakarta Pusat. Forum tahunan ini dihadiri pengurus, pengawas, anggota dan calon anggota, serta perwakilan dari PD Pasar Jaya, PUSKOPPAS DKI Jakarta, dan Induk Koperasi Pasar […]

  • Harga Emas Antam 24 Karat Turun di Level 2.759.000 Per Gram

    Harga Emas Antam 24 Karat Turun di Level 2.759.000 Per Gram

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BISNISPASAR.COM/ Jakarta. –  Harga emas Antam hari ini turun cukup dalam setelah kemarin sempat diam di tempat alias stagnan. Harga emas Antam 24 karat hari ini turun Rp 15.000 per gram dan kini berada di level Rp 2.759.000 per gram. Satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram berada di angka Rp 1.429.500. […]

  • Per Juni 2026, Harga BBM Pertamina Resmi Sesuaikan Harga Baru

    Per Juni 2026, Harga BBM Pertamina Resmi Sesuaikan Harga Baru

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
    • visibility 11
    • 0Komentar

      BISNISPASAR.COM/ Jakarta. –PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku efektif mulai 1 Juni 2026. Penyesuaian ini mencakup BBM jenis diesel, yakni Dexlite dan Pertamina Dex, serta BBM bensin beroktan tinggi Pertamax Turbo. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan […]

  •  Diplomasi Prabowo Selamatkan Energi Indonesia

     Diplomasi Prabowo Selamatkan Energi Indonesia

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
    • visibility 10
    • 0Komentar

      BISNISPASAR.COM/ Jakarta.L- Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha mengungkapkan bahwa gejolak energi global yang dipicu konflik di Timur Tengah memberikan tekanan besar terhadap fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak.  L Konflik di Yaman, Irak, hingga Libya terbukti mendorong kenaikan harga minyak yang jauh melampaui asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). […]

  • Industri Garmen dan Tekstil Minta Kenaikan Tarif PAT Lebih Realistis dan Proporsional

    Industri Garmen dan Tekstil Minta Kenaikan Tarif PAT Lebih Realistis dan Proporsional

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
    • visibility 17
    • 0Komentar

      BISNISPASAR.COM/ Jakarta. – Kenaikan Pajak Air Tanah (PAT) yang signifikan menjadi perhatian serius bagi industri garmen dan tekstil. Hal itu karena kebijakan itu berpotensi menambah tekanan bagi industri yang saat ini masih menghadapi tantangan global dan perlambatan permintaan. Ketua Umum Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI), Anne Patricia Sutanto mengatakan industri menghormati kebijakan pemerintah […]

expand_less