Breaking News
light_mode
Beranda » Energi »  Diplomasi Prabowo Selamatkan Energi Indonesia

 Diplomasi Prabowo Selamatkan Energi Indonesia

  • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
  • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar

 

BISNISPASAR.COM/ Jakarta.L- Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha mengungkapkan bahwa gejolak energi global yang dipicu konflik di Timur Tengah memberikan tekanan besar terhadap fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. 

L Konflik di Yaman, Irak, hingga Libya terbukti mendorong kenaikan harga minyak yang jauh melampaui asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kalau misalkan kenaikan daripada harga minyak 1 dolar saja, maka defisitnya hampir sekitar 6 triliun rupiah. Dan kalau kurs naik 100 rupiah, defisitnya 0,8 triliun. Jadi bisa dibayangkan,” ujarnya, 

Kondisi itu diperparah oleh kesenjangan antara produksi dan konsumsi minyak dalam negeri. Indonesia saat ini hanya memproduksi sekitar 605 ribu barel per hari, sementara kebutuhan nasional mencapai 1,6 juta barel per hari. Artinya, sekitar 1 juta barel per hari masih harus dipenuhi melalui impor.

 

Terobosan Diplomasi Prabowo

Di tengah tekanan tersebut, Satya mengapresiasi langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya sebagai terobosan luar biasa. Indonesia berhasil membuka peluang impor minyak mentah dari Rusia dengan harga diskon hingga 35 persen di bawah harga pasar, sesuatu yang sebelumnya sulit terwujud lantaran Rusia berada di bawah sanksi Amerika Serikat.

“Ini satu momen yang tidak bisa kita dapat setiap saat. Pak Prabowo melobi ke Amerika, tapi juga berkunjung ke Rusia beberapa kali. Itu tentunya tidak lepas dari upaya beliau untuk menyelamatkan kepentingan-kepentingan vital Indonesia,” kata Satya.

Ia menambahkan, bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS turut membuka ruang gerak diplomasi energi yang lebih luas, sembari tetap menjaga hubungan baik dengan Amerika Serikat. Strategi diversifikasi impor juga tengah dijalankan, mengingat sekitar 25–36 juta barel per tahun sebelumnya berasal dari Arab Saudi yang posisinya berdekatan dengan wilayah konflik.

 

Skor Ketahanan Energi Nasional

Dari sisi ketahanan energi, Satya menyebut Indonesia telah bergerak dari skor 6,5 menjadi 7,3 dalam skala 1–10, berdasarkan empat komponen utama, yakni ketersediaan pasokan (security of supply), infrastruktur distribusi (accessibility), keterjangkauan harga (affordability), dan keberlanjutan lingkungan (sustainability).

“Kita tidak self sufficient, tapi kita punya energy security yang cukup. Seperti Jepang, yang tidak punya sumber daya alam tapi ketahanan energinya bagus,” jelasnya.

Ia menegaskan, swasembada energi di sektor minyak bukan sesuatu yang realistis dalam waktu dekat, mengingat tidak ada temuan cadangan minyak signifikan dalam dua dekade terakhir. Sebaliknya, cadangan gas justru cukup besar, seperti di Tangguh, Masela, dan Donggi Senoro.

Transisi Energi Berkeadilan

Terkait transisi energi, DEN mengusung pendekatan Just Energy Transition atau transisi berkeadilan. Indonesia tidak mengambil jalan radikal menghapus energi fosil, melainkan mendekarbonisasi penggunaannya secara bertahap sambil meningkatkan porsi energi baru dan terbarukan (EBT) hingga 70–72 persen dalam bauran energi nasional.

Target net zero Indonesia ditetapkan pada 2060 atau lebih cepat, berbeda dengan sebagian besar negara yang mematok 2050. Satya merujuk pengalaman krisis energi di Inggris, India, dan Tiongkok sebagai pelajaran agar transisi tidak dilakukan tergesa-gesa.

Sejumlah strategi konkret tengah dijalankan, di antaranya implementasi biodiesel B-50 yang ditargetkan berlaku Juli ini, pengembangan kendaraan listrik, kompor listrik, serta perluasan jaringan gas kota sebagai pengganti LPG yang masih diimpor.

“Kalau B-50 sudah jalan, otomatis impor solar kita menjadi nol. Itu salah satu strategi untuk keluar dari himpitan ketergantungan impor,” tegasnya.

Peran Masyarakat

Satya menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa ketahanan energi nasional tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah. Partisipasi akademisi, industri, dan masyarakat luas sangat diperlukan, termasuk kesadaran untuk berhemat energi dan beralih ke transportasi umum.

“Kalau masyarakatnya juga hemat, itu membantu negara. Inilah yang namanya transisi berkeadilan, kita menuju energi yang lebih bersih, namun di dalam perjalanannya kita saling membantu agar cita-cita itu bisa terwujud,” pungkasnya.

 

@Eko/Bisnispasar.com/bp/06/2026.

  • Penulis: Redaksi Bisnis Pasar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Industri Data Center, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

    Dukung Industri Data Center, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Juni 2026 – PT PLN (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan PT Starone Mitra Telekomunikasi (BDx Data Centers) dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan berkapasitas total 1,2 gigawatt (GW) untuk kawasan pusat data (data center) berbasis Artificial Intelligence (AI) dan layanan digital di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data […]

  • Kelompok Tani MUBA Pertahankan Hak Dana Plasma, Adukan Haknya Ke Wapres Gibran

    Kelompok Tani MUBA Pertahankan Hak Dana Plasma, Adukan Haknya Ke Wapres Gibran

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
    • visibility 5
    • 0Komentar

      BISNISPASAR.COM/ Jakarta. – Kelanjutan kasus untutan warga di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yaitu Desa Muara Merang dan Mangsang dengan PT. PWS yang sudah memasuki tahap pelaporan kepada pihak kepolisian. Hal ini dikarenakan adanya oknum pejabat daerah setempat yang membuat pemalsuan atau memberikan data yang tidak valid mengenai penerima Dana Usaha Ekonomi Produksi, dimana memberikan […]

  • Pemkot Jogja Percepat Program Becak Listrik, di Kawasan Wisata Malioboro

    Pemkot Jogja Percepat Program Becak Listrik, di Kawasan Wisata Malioboro

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
    • visibility 4
    • 0Komentar

    BISNISPASAR.COM/ Yogyakarta. – Pengadaan becak listrik di kota Jogja terus dikebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mulai mempercepat program penggantian becak motor (betor) menjadi becak listrik sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan ramah lingkungan, khususnya di kawasan Malioboro dan Sumbu Filosofi Yogyakarta.   Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan keberadaan becak motor akan dihapus secara bertahap […]

  • Harga Emas Antam 24 Karat Turun di Level 2.759.000 Per Gram

    Harga Emas Antam 24 Karat Turun di Level 2.759.000 Per Gram

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BISNISPASAR.COM/ Jakarta. –  Harga emas Antam hari ini turun cukup dalam setelah kemarin sempat diam di tempat alias stagnan. Harga emas Antam 24 karat hari ini turun Rp 15.000 per gram dan kini berada di level Rp 2.759.000 per gram. Satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram berada di angka Rp 1.429.500. […]

  • MMIX Kebut Pabrik Popok Kolaborasi Dengan China Berkapasitas 900 Popok per Menit, Tercepat di Indonesia

    MMIX Kebut Pabrik Popok Kolaborasi Dengan China Berkapasitas 900 Popok per Menit, Tercepat di Indonesia

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BISNISPASAR.COM/ Jakarta.  –  PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) terus memacu transformasi bisnisnya dengan mengebut penyelesaian konstruksi pabrik popok kolaborasi strategis hasil kerja sama dengan raksasa manufaktur asal China, Fujian Nice Paper, melalui perusahaan patungan (Joint Venture) PT Multi Nice Paper Indonesia (MNPI).   “Langkah ekspansi masif emiten kesehatan dan personal care ini difokuskan pada […]

  • Berbagi Tanpa Batas, Komunitas di Temanggung Hadirkan Kebahagiaan untuk Pemulung

    Berbagi Tanpa Batas, Komunitas di Temanggung Hadirkan Kebahagiaan untuk Pemulung

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Bisnis Pasar
    • visibility 13
    • 0Komentar

    TEMANGGUNG – Dalam semangat berbagi menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, sejumlah komunitas dan pegiat sosial menggelar aksi kemanusiaan bertajuk Berbagi Kebahagiaan Iduladha Bersama Pejuang Nafkah pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Kampung Dongeng Peduli bersama WASJ, Santy Bali, Wisala, dan Mbejujag.tmg ini menyasar para pemulung yang sehari-hari berjuang mencari nafkah di berbagai sudut […]

expand_less